‏إظهار الرسائل ذات التسميات film. إظهار كافة الرسائل
‏إظهار الرسائل ذات التسميات film. إظهار كافة الرسائل

Seberapa Penting Kualitas Visual Pada Film.

 Hallo sobat KA.

Sebagai orang yang suka sekali nonton, saya selalu berpendapat bahwa Story Line diatas segalanya. Gak apa-apa gambar burik, yang penting alur ceritanya bagus. Saya pun kadang terbiasa nonton film dengan kualitas 240p bahkan pernah hanya 144p. Namun pemikiran itu akhirnya berubah setelah menonton serial anime Aku no hana (2013). Saya tidak akan menceritakan isi anime nya, silahkan searching aja di google.

Jika melihat rating dari beberapa situs kritik film, Aku no hana ini termasuk yang bagus dari segi cerita. Dan rekomendasikan untuk para penyuka cerita yang bermain dengan mental serta ketegangan. Masalahnya adalah pada visual itu sendiri. Entah ini memang sengaja atau tidak, anime ini sama sekali tidak sedap dipandang. Dari menit-menit pertama, saya tidak betah untuk menonton series ini. Hingga saya coba habiskan satu episode, tidak menghentikan pemikiran saya untuk tidak menonton anime ini lagi. Saya termasuk yang betah nonton anime 7 deadly sins season 3, namun untuk Aku no hana?


Bagaimana mau menikmati alur cerita nya, kalau visualnya aja bikin eneg. Itu lah yang terlintas dalam pikiran selama nonton anime tersebut. Ternyata kualitas visual dalam film itu penting. Bukan masalah resolusi, tapi pemilihan tampilan di segala hal perlu diperhatikan. Pemilihan aktor, latar, warna pada film, kecerahan, sudut pengambilan film, bahkan keseragaman aktor satu dan yang lain menentukan dalam kesuksesan film itu sendiri. Jika visual saja tidak sedap dipandang mata, buat apa bikin animasi/ film? Kalau hanya mendapat cerita yang baik, lebih baik baca komik atau novel aja ya kan.


Ranking of King, Bukti Anime Bagus Tak Harus Berisi Cewek-cewek Seksi.

 Ranking of king (Ousama Rank) menggebrak peranime-an jepang dengan menempatkan diri sebagai anime dengan rating terbaik selama 2021. Anime produksi Funimation ini sendiri jika dilihat tidaklah memiliki grafis yang memukau layaknya anime-anime jaman sekarang. Bahkan bisa dibilang seperti anime produksi tahun 90an. Namun Ranking of king dapat membuktikan bahwa tidak selalu anime yang baik harus memiliki karakter-karakter cowok tampan ataupun cewek seksi.

Ranking of king bercerita tentang Pangeran Bojji yang memiliki keterbatasan dalam pendengaran dan bicara. Disamping itu ia memiliki adik laki-laki yang sangat pantas menjadi Raja meneruskan ayahnya. Ia pun terpaksa tersingkir dari kerajaan karena beberapa banyak hal.

Anime ini mempunyai alur cerita mengenai keluarga kerajaan dengan beberapa ras yang cukup aneh dan unik. Seperti ras bayangan, suku cahaya, ksatria bawah tanah, dll. Itu hanya sebagian kecil ras dari kemungkinan bakalan muncul ras-ras aneh lainnya. Raja sendiri merupakan orang terkuat di daerah tersebut, menjadikan seorang raja memiliki peringkat tersendiri yang diperebutkan oleh semua raja didunia. Selama ini diketahui ada 90 kerajaan, dan kemungkinan raja-raja tersebut mempunyai kekuatan-kekuatan yang sangat hebat.


 Yang membuat anime ini memiliki rating yang sangat tinggi adalah banyaknya plot twist disetiap episodenya. Membuat penonton lumayan betah disuguhi dengan kejutan-kejutan yang lumayan fresh. Plot twist dianime ini bahkan terkadang di plot twist kan lagi. Benar-benar anime yang sulit ditebak oleh penonton.

Anime ini cocok sekali untuk para pencinta anime yang benar-benar menjunjung tinggi alur cerita sebagai hal utama dalam sebuah film. Untuk sobat yang menonton anime karena suka melihat cewek cantik dan seksi, jangan harap deh ada karakter seperti itu.

Mempunyai gaya anime yang khas, plot twist dimana-mana, banyak nya ras yang bisa di explore, raja-raja yang bikin penasaran dan hadiah ranking raja yang masih menjadi misteri, tak heran anime sekomplit ini mendapatkan rating tertinggi di tahun 2021.

Yahoo Search Award 2021, Siapa Saja Pemenang nya?

Baru-baru ini Yahoo Japan Corporation mengumumkan pemenang dari 4 kategori budaya (anime, film, drama dan game) tahun 2021. Siapa saja pemenangnya?



Yang pertama adalah Tokyo Revengers untuk kategori Anime. Anime ini memang lagi naik daun, terutama untuk masyarakat Indonesia. Ada nya channel youtube yang menyiarkan anime ini, membuat Tokyo Revengers mudah ditonton oleh penikmat anime di Indonesia. Belum lagi karena Mikey yang banyak diidolakan loh.

Anime Tokyo Revengers


Berikutnya adalah pemenang dari kategori Film, yaitu Shin Evangelion Theatrical Version. Salah satu film yang sedang naik daun, memang di Indonesia film ini kurang hype sih. Namun di Jepang termasuk yang banyak peminat genre mecha iniloh.

Shin Evangelion Theatrical Version


ke-3 adalah Uma Musume Pretty Derby untuk kategori game. Merupakan game simulasi yang bisa dimainkan diplatform android. Mimin belum coba sih game ini, tapi yang pasti ini game berbahasa jepang dan mungkin mendowloadnya harus menggunakan vpn ya sobat.

Game Uma Musume


Terakhir adalah Okaeri Mone untuk kategori drama. Untuk teman-teman yang suka drama jepang, cocok banget nonton drama ini. Okaeri Mone menceritakan tentang Momone Nagaura (Kaya Kiyohara) yang bekerja di perusahaan perkiraan cuaca yang harus kembali kekampung halamannya karena sebuah badai angin topan besar melanda Jepang.

Drama Okaeri Mone


Itulah ke empat penghargaan Yahoo! Search Award. Penghargaan ini berdasarkan pencarian yang dilakukan di Jepang dan diadakan setiap tahunnya. Jadi ini hanya dilakukan disekitar Jepang aja ya sobat. Menurut sobat KA sendiri, pantaskah beberapa pemenang tersebut? komentar dibawah ya.

Sumber :animeanimejp

Lagi-lagi Batman, Apa Tidak Bosan?

 Lagi, studio Warner Bros membuat ulang film superhero yang suka kelayaban malam-malam, yaitu batman. Ini adalah sekian kalinya film ini dibuat dalam satu dekade terakhir. Total yang saya ketahui ada 4x reboot film batman ini, mengalahkan superhero sebelah yang sudah 3x reboot (Spider-man). Saya memaklumi jika spider-man dilakukan 3x reboot karena 2 series film sebelumnya memang dianggap gagal. Namun untuk Batman, mereka punya film masterpiece dari sutradara langganan Oscar, Christoper Nolan dengan trilogy The Darkknight. Efeknya, film The Darkknight yang susah-susah dibuat bagus-bagus, malah diancurin imagenya dengan film batman penerusnya.


Mari kita lihat pada film Batman vs Superman: Down of Justice. Saya pribadi oke-oke aja jika film ini melanjutkan kehidupan batman seperti biasa, tapi pada film-nya sendiri diceritakan ulang kisah Bruce Wayne kecil hingga menjadi batman. Akhirnya image batman di The Darkknight yang udah bagus dipikiran penonton menjadi tereset kembali, dan harus mengikuti batman yang baru yang pada akhirnya rating tersebut rendah. Saya pribadi juga mengakui film tersebut gak bagus-bagus amat.

Master piece tidak perlu diulang, Batman the Darkknight haruslah yang terakhir kali film Batman yang menceritakan kisah kecil Bruce Wayne hingga menjadi Superhero. Jika ingin membuat kembali film Batman, tinggal lanjutin aja cerita nya. Ambil contoh spider-man dengan aktor Tom Holland. Mereka enggak ada tuh ceritain kembali Peter Parker yang kena gigit laba-laba terus jadi superhero, ngapain, orang semua udah pada tahu. Sama halnya dengan batman, orang semua udah tahu itu orang kaya di Gotham yang buat kostum serba hitam dengan teknologi canggih. Orang udah pada tahu batman orang tua nya ditembak di bioskop. Tapi bang, ada juga anak-anak yang belum tahu kisah batman kecil? Ya udah kasih aja film The Darkknight dulu biar mereka ngerti baru nonton film Batman terbaru.


Film the Batman (2022) ini sendiri diperankan oleh Robert Pattinson. Rumor cerita film ini menceritakan tentang batman yang menyelidiki kasus pembunuhan. Harapan sih agar film ini sama sekali tidak menceritakan urusan Bruce Wayne menjadi Batman, jika ini ditampilkan, sudah pasti film ini akan mengalami kegagalan.



One Piece Film "Red" Rilis Trailler, Bercerita Tentang Akagami no Shanks?

 One Piece Film "Red" Rilis, Bercerita Tentang Akagami no Shanks?

Hallo Sobat KA semua, tepat hari ini, merayakan anime One Piece episode ke-1000, Oda sensei mengumumkan akan adanya film anime One Piece berjudul "RED".  Berikut adalah trailer filmnya:


 Sebelumnya juga sudah dikabarkan oleh Oda bahwa dia sedang menggarap salah satu film One Piece dan diperkirakan akan tayang pada 6 Agustus 2022. Wah masih lama ya, jadi tunggu aja ya sobat.

Dikabarkan juga film ini bercerita tentang Akagami no Shanks sebagai pemeran utama dan menampilkan musuh yang baru. Hmm tidak sabar ya menonton film nya.

 Oh ya tidak sangka juga ternyata anime One Piece udah masuk ke-1000, manga anime nya seperti nya belum ada tanda-tanda akan tamat. Apa kabar sobat? udah pada punya cucu belum? ^^

Minggu Maraton, Rekomendasi Anime: Kaiji.

 Minggu Maraton, Rekomendasi Anime: Kaiji.

  Hallo sobat KA hari ini apa kabar. Kita sekarang berada pada segment rekomendasi anime. Mimin akan merekomendasikan anime-anime yang underated dari beberapa tahun yang lalu yang mungkin belum kalian tonton, namun sebenarnya memiliki cerita yang lumayan bagus. Anime minggu ini adalah Kaiji.

 Anime kaiji mengudara pada tahun 2007. Bergenre psycological, game, drama dan gambler. Gaya perkarakteran nya juga menarik dan mungkin adalah hal yang baru kita temui. Menceritakan tentang seorang pengangguran dan miskin bernama Kaiji, ia diberi kesempatan untuk melunasi hutang-hutangnya dan bahkan bisa menjadi milyarder dalam semalam dengan cara bermain disebuah kapal. Namun ia tidak tau ternyata dikapal tersebut merupakan permainan hidup dan mati.

Game yang dimainkan cukup sederhana, namun terdapat beberapa strategi yang ternyata dapat digunakan dalam permainan tersebut. Dimana si pemeran utama, Kaiji berhasil beberapa kali keluar dari masa sulit dari setiap game. Anime cukup memutar otak dan sedikit agak rumit buat yang menonton, sangat cocok buat penyuka anime bergenre psychological atau misteri, atau bagi teman-teman penyuka anime detektif seperti detektif Conan. Anime nya sendiri juga terdiri dari 26 episode, ya bisalah kalau ingin maraton nonton ini satu hari selesai.

 Satu-satu nya kelemahan anime ini saya rasa ada di endingnya yang kurang memuaskan dan terkesan dipaksa-paksakan, seharusnya jika bisa menyuguhkan ending yang baik, anime ini akan bisa lebih memuaskan dimata penonton.

Kenapa Film Anime Live Action Sering Gagal dan Mendapat Rating Rendah.

 Hallo sobat KA yang sejahtera.

Sudah seringkan nonton film anime live action? Rata-rata sih produksi dari negeri jepang. Meskipun beberapa film mulai diproduksi oleh Netflix. Seperti One Piece yang kemarin mulai mengumumkan pemerannya loh. Bisa dibaca disini.



Namun meskipun mempunyai hype yang besar, nyatanya film anime live action kebanyakan mengalami kegagalan dan tidak sesuai harapan penonton. Berikut KA mencoba mengupas hal-hal yang menyebabkan kenapa film anime live action jarang banget mendapatkan rating yang baik dibeberapa situs film khususnya film yang di produksi di jepang.


Alur Cerita.

Kebanyakan penonton anime live action, biasanya ia juga sudah menonton yang versi animasinya. Jadi ada dilema tersendiri jika ingin mengangkat film dari sesuatu yang sudah ada sebelumnya. Jika si sutradara tidak mengubah alur cerita, maka penonton yang sudah nonton di anime akan terasa bosan, karena sudah tau apa-apa saja yang akan terjadi. Maka dari itu biasanya studio film akan merubah sedikit isi cerita agar ada efek penasaran dari penonton.


Serial anime yang diangkat menjadi film pastilah mempunyai alur cerita yang sangat bagus, maka dari itu anime tersebut dapat terkenal. Namun kenyataannya, seringkali alur cerita yang dibuat di film, kalah atau bahkan bisa dibilang sangat buruk dibandingkan dengan versi anime. Hal ini yang membuat para penggemar anime menjadi tidak puas dan merasa film tersebut gagal.

Mengubah karakter.


Hal yang paling fatal dari sebuah film anime live action adalah mengubah karakter yang sudah ada menjadi personal yang berbeda. Contoh nya kita lihat dari film Assassination Classroom, di anime seharusnya merupakan para pelajar SMP, tapi di film malah diperankan oleh orang-orang umur 20an. Ya jelas para penggemar gak akan nyaman nonton film tersebut, karena daya tarik dari film ini adalah pelajar masih muda yang diajarkan teknik membunuh.


Durasi.

Pada anime, kita diberikan alur panjang hingga bisa mencapai puluhan episode. Hal ini membuat pengarang bisa menyalurkan beberapa point penting dari isi cerita agar lebih mudah dicerna oleh penonton. Namun tentu saja sulit jika ingin memasukan semua hal penting tersebut kedalam sebuah film yang hanya berdurasi 1:30 sampai 2 jam saja. Maka dari itu beberapa penonton dan penggemar sering kali merasa kecewa karena beberapa adegan yang mereka tunggu tidak ada, bahkan beberapa cerita penting malah terlewatkan.

Akting.

Dan ini yang paling disorot dari anime live action, khususnya yang diproduksi dijepang. Akting menjadi masalah besar untuk artis-artis disana. Kita tahu animasi berbeda dengan wajah manusia asli. Dalam animasi, beberapa hal dibuat agak berlebihan dan se-ekspresif mungkin agar ekspresi tersebut dapat diperlihatkan kepada penonton. Tapi anehnya, artis-artis jepang tersebut malah meniru ekspresi yang ada di anime. Sehingga adegan yang diperankan terkesan tidak normal. Ketidak-normalan tersebutlah yang menjadi penonton agak janggal, risih dan bisa dibilang aneh. Andai kata artis-artis tersebut bertingkah sesuai manusia biasa, dan tidak mengikuti gerakan dan ekspresi dianime, saya yakin film-film produksi jepang bisa sangat bagus.

Padahal ini aktingnya sedang mengeluh capek,
tapi malah seperti orang kena jurus derita 1000 tahun.

Beberapa film anime live action jepang yang patut dicontoh:
1. Crows Zero
Alur cerita baru, fresh, tidak ada di manga dengan karakter yang benar-benar baru. Artis yang berperan pun merupakan artis yang senior. Seperti Sun Oguri.
2. Kenshin (samurai X trilogi)
Alur cerita persis sama dengan anime, hanya berbeda latar. Namun akting pemain bisa diacungi jempol dan tidak meniru gerakan-gerakan dianime.
3. Bakuman.
Alur bagus, akting bagus, salah satu film jepang live action terbaik yang saya tonton.
4. Deathnote.
Cerita bagus, teka-teki yang fresh, berbeda dengan di anime, meskipun alur cerita mirip. L sangat mirip dengan anime, salah satu kunci sukses live action ini.

Serial One Piece Live Action Netflix Umumkan Pemeran Crew Topi Jerami.

 Hallo sahabat KA.

Serial drama live Action adaptasi dari manga anime One Piece yang akan tayang di Netflix, telah mengumumkan siapa saja yang berperan sebagai Luffy dan kawan-kawan. Aktor dan aktris muda yang tengah naik daun, terpilih untuk memerankan kru Topi Jerami tersebut. Inaki Godoy sebagai Monkey D'Luffy, Mackenyu Nitta sebagai Roronoa Zoro, Emily Rudd sebagai Nami, Jacob Romero Gibson sebagai Ussop dan Taz Skylar sebagai Sanji.



Serial ini sendiri merupakan serial Hollywood yang di komandoi sendiri oleh Eichiro Oda sebagai Produser dan Eksekutif yang dinaungi oleh Netflix dan akan didistribusi ke seluruh dunia. Sama seperti di manga nya, serial ini nanti akan bercerita tentang petualangan Luffy menjadi raja bajak laut.

Namun kita seperti nya harus bersabar untuk menonton drama ini, karena sampai saat ini belum di umumkan kapan drama live action ini akan tayang di Netflix. Dan lagi kita juga belum mengetahui siapa saja yang akan memerankan tokoh penting lain, seperti Shanks, Garp ataupun Gol D Roger.

Jadi tunggu saja pengumuman selanjutnya ya ^^

Sumber : Animeanime.jp

Ulang Tahun Serial Harry Potter ke-20, Begini Perkembangan Para Pemerannya Dulu Dan Sekarang.

 Hallo Sahabat KA. Udah pada tahu belum, kalo bulan ini, November 2021 Serial Harry Potter ternyata genap sudah berumur 20 tahun! Benar, serial pertama Harry Potter berjudul "Harry Potter and the Sorcerer's Stone" meluncur di box office pada awal minggu november 2001 di Inggris, dan selanjutnya mengudara disetiap negara. Sudah ketahui beberapa nama besar kemudian lahir dari film yang diambil dari novel karya J.K.Rowling tersebut. Sebut saja pemeran utama nya, Daniel Radcliffe (Harry Potter), Emma Watson (Hermione Granger) dan Rupert Grint (Ron Weasley). Jangan lupa bahwa Robbert Pattinson juga pernah bermain di film ini loh.

Namun itu 20 tahun yang lalu, lalu sekarang bagaimana ya, apakah mereka masih selucu saat kecil dulu, atau sudah dewasa dan lebih keren? Nah berikut perbedaan beberapa aktor pada Harry Potter saat pertama kali film ini terbit dan sekarang.

Daniel Radcliffe (Harry Potter)


Emma Watson (Hermione Granger)


Rupert Grint (Ron Weasley)


Katie Leung (Cho Chang)

Tom Felton (Draco Malfoy)


Robert Pattinson (Cedric Diggory)


Josh Herdman (Gregory Goyle)


James and Oliver Phelps (Fred and George Weasleys)


Harry Melling (Dudley Dursley)


Evanna Lynch (Luna Lovegood)


Clémence Poésy (Fleur Delacour)


Christian Coulson (Tom Riddle)


Bonnie Wright (Ginny Weasley)


Alfred Enoch (Dean Thomas)

Sumber : eonline